Langsung ke konten utama
Pendapat Saya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia
1. Mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Barat yang akan mendukung tumbuhnya sektor-sektor ekonomi potensial. Proyek infrastruktur yang perlu menjadi prioritas antara lain:
a. Konektivitas jalan darat yang menghubungkan Utara-Selatan dan Timur-Barat wilayah Jawa Barat antara lain Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas), dan Jalur Lintas Pantai Selatan (Pansela), akses jalan kawasan-kawasan industri di Jawa Barat bagian Utara, jalan tol dari Cipali ke Patimban, serta pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road.
b. Jalur kereta api double track Bogor-Sukabumi.
c. Bandara Internasional Jawa Barat – Kertajati sebagai pusat logistik.
d. Pelabuhan Patimban.
e. Bandungan/Waduk: Jatigede, Leuwikeris, Kuningan, Karian, dan Sindangheula.
f. Ketersediaan air baku untuk air bersih dan air minum melalui optimalisasi pemanfaatan sungai Citarum.
g. Listrik/Energi: PLTU Lontar, PLTU Suralaya, disertai dukungan pengembangan Transmisi High Voltage Direct Current.
Upaya pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor ekonomi potensial juga memerlukan adanya keselarasan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan peningkatan peran proaktif dari Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk memperbaiki infrastruktur di daerah. Hal tersebut dilakukan melalui: (i) peningkatan kualitas dan kuantitas jalan kabupaten/kota; (ii) optimalisasi pemanfaatan dana desa untuk pembangunan infrastruktur dan sarana desa; (iii) pengembangan dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES); dan (iv) perbaikan infrastruktur kunci lain yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.
2. Mendorong berkembangnya sektor ekonomi potensial daerah sebagai sumber pertumbuhan baru yang disesuaikan dengan karakteristik daerah. Khusus untuk Jawa Barat bagian Utara perlu difokuskan pada sektor industri yang berdaya saing tinggi, padat karya, dan berorientasi ekspor (antara lain industri otomotif dan alat transportasi, industri makanan-minuman, industri elektronik dan telematika, serta industri tekstil dan produk tekstil). Sementara itu, pengembangan sektor ekonomi potensial di Jawa Barat bagian Selatan difokuskan pada optimalisasi pengolahan hasil pertanian yang berdaya saing tinggi melalui industri berbasis pertanian, serta pengembangan sektor pariwisata, termasuk sektor maritim, sebagai quick wins untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi Jawa Barat bagian Selatan.
3. Untuk mendorong berkembangnya sektor industri berdaya saing tinggi, selain pengembangan infrastruktur fisik juga akan dilakukan upaya-upaya sebagai berikut:
a. Meningkatkan kapasitas SDM melalui pendidikan vokasi, antara lain melalui pembangunan dan penyelenggaraan Politektik/Akademi di Kawasan Industri dan Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI), dan kerjasama antar SMK dengan industri.
b. Meningkatkan skala ekonomi dan kapasitas Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Jawa Barat dan produknya melalui pendampingan yang memastikan adanya jaminan produk, keamanan, dan standar. Selain itu, diperlukan optimalisasi penggunaan teknologi dan integrasi Industri Kecil dan Menengah (IKM) ke perekonomian digital melalui pengembangan e-smart IKM dengan sentra di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Barat, terutama untuk industri fashion, industri kreatif, kerajinan, furniture, kosmetik, herbal, perhiasan, logam dan makanan-minuman. Lebih lanjut, promosi IKM akan dioptimalkan melalui penggunaan e-commerce dan didukung pusat logistik serta infrastruktur konektivitas.
4. Pengembangan sektor pertanian difokuskan pada upaya untuk meningkatkan nilai tambah hasil produk pertanian yakni:
a. Memperkuat kelembagaan petani melalui pengembangan corporate/cooperative farming sehingga memacu berkembangnya agroindustri-agrobisnis, termasuk pertanian organik yang lebih bernilai tambah.
b. Meningkatkan akses pembiayaan usaha pertanian antara lain melalui penyaluran KUR pada sektor primer yang didukung oleh asuransi pertanian dan peternakan, serta mempercepat program Sertifikasi Hak Atas Tanah (SHAT) bagi petani.
c. Melakukan intensifikasi pertanian, serta meningkatkan efisiensi distribusi logisitik, dan perbaikan tata niaga pangan.
5. Pengembangan sektor pariwisata dengan strategi penguatan atraksi, akses, dan amenitas (3A) sebagai quick wins melalui pengembangan destinasi unggulan pariwisata tematik yakni wisata bahari, wisata sejarah, religi, dan tradisi-seni budaya, serta desa wisata. Prioritas destinasi wisata yang dapat dikembangkan antara lain Pelabuhan Ratu dan Tanjung Lesung. Di samping itu akan dilakukan penguatan branding dan promosi pariwisata yang terintegrasi dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan e-commerce. Pengembangan sektor pariwisata di selatan Jawa Barat dan Banten akan disertai percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas, yaitu Tol Ciawi-Sukabumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JOINT VENTURE DAN WARALABA Assalamualaikum wr.wb, selamat pagi/sore/malam, topic kali ini yang ingin saya bahas diblog ini tentang JV dan Waralaba,  yeay!  tapi sebelum itu saya ingin berterima kasih kepada dosen saya  Pa Daniel Damaris N S, SE., MMSI  yang sudah memberi saya tugas ini agar saya memahami apa itu JV dan Waralaba , terima kasih banyak pa! APA ITU JOINT VENTURE? Joint Venture adalah : bentuk gabungan dari beberapa perusahaan yang bekerjasama baik perusahaan luar negeri maupun sesama dalam negeri untuk mencapai tujuan bersama. Joint Venture tidak akan terjadi jika tidak ada Joint Venture Agreement. Apa itu Joint Venture Agreement? Kontrak patungan dari beberapa perusahaan yang bekerjasama atau bisa juga disebut suatu perjanjian antara pemilik perusahaan dalam negeri dengan perusahaan asing. Ciri-ciri Joint Venture Perusahaan baru yang didirikan bersama oleh perusahaan yang saling bekerjasama diIndonesia biasanya Joint Venture terjadi ke...

Cara Membuat Mail Merge Melalui Ms.Word dan Ms.Excel

Assalamualaikum wr.wb, selamat pagi/sore/malam, diartikel kali ini yang ingin saya memberi tutorial membuat mailmerge di Ms.Word dan Ms.Excel cek this out! CARA MEMBUAT SURAT UNDANGAN MENGGUNAKAN MAIL MERGE   Buka Ms.Word   Pilih Blank Document lalu enter Lalu akan muncul seperti ini Lalu klik mailing Nanti akan muncul seperti ini 4.        Lalu klik Start mail merge yang ada di toolbars 5.        Lalu klik dan akan muncul seperti ini                                          Kemudian klik Step-by-Step Mail Merge Wizard    alu akan muncul Lalu akan muncul seperti ini  7.        Klik next sampai seperti ini Lalu klik Browse...